cara mengatur keuangan Perusahaan untuk pemula

On January 24, 2016

butuhdanatunai.com – salah mengatur keuangan perusahaan untuk pemula bisa menjadi bom waktu yang akan meledak dikemudian hari, tentunya setiap bom pasti menimbulkan korban, siapa korbannya tentu saja Perusahaan anda yang akan hancur akibat efek dari ledakan bow tersebut.

Pengelolaan keuangan pada perusahaan khususnya perusahaan yang masih sekala kecil dan menengah menjadi keharusan,  kelak sudah bisa dipastikan perusahaan tersebut tidak akan bisa menjadi perusahaan yang besar karena tidak ada atau salah dalam pengaturan keuangan perusahaan.

 

tips-uang-management-yang-baik

Terkadang sering terjadi salah persepsi ketika penghitungan di akhir atau awal bulan, antara omset perusahaan dan laba bersih perusahaan, penghasilan yang besar dan juga laba besar tetapi pada akhir bulan tanpa sisa sepeserpun untuk keperluan berikutnya.

Karena tanpa pengaturan keuangan yang baik perusahaan akan sulit berkembang, alhasil akan selalu stuck berdiam ditempat, jangankan untuk berkembang untuk bertahan saja sudah cukup bagus.

Pengaturan keuangan perusahaan yang baik khususnya untuk pemula dapat mencegah kebangkrutan dini, dan juga dengan pengaturan keuangan yang benar dan baik perusahaan dapat mengontrol alur keuangannya.  untuk pengaturan keungan ini berlaku untuk usaha kecil, karena dalam golongan perusahaan jenis inilah sering tidak memperdulikan pengaturan bahkan pencatatan keuangan.

Untuk pengaturan keuangan perusahaan  adalah :

1.mengataur rekening perusahaan

Dalam mengatur rekening perusahaan biasanya ini yang menjadi sumber permasalahan, khususnya untuk jenis usaha kecil, karena terjadi penggabungan antara rekening pribadi dan rekening usaha,alhasil pencatatanpun akan lebih sulit dan alur keuangan akan tidak jelas.

Karena tidak dapat dipungkiri ketika menerima pemasukan baik hasil usaha atau lainnya biasanya dimasukan dalam satu rekening, dan ini juga yang menyebabkan penggunaan uang usaha tercampur dengan penggunaan uang perusahaan.

Untuk solusi dari permasalahan ini adalah dengan memisahkan pencatatan keuangan dan rekening untuk perusahaan dan pribadi. dengan memisahkan rekening dan pencatatan akan lebih jelas memberian informasi keuangan perusahaan yang sedang dijalankan.

  1. pengaturan awal pembagian keuangan

Untuk hal ini dapat dilakukan setelah atau sebelum pengaturan rekening perusahaan, dimana pada proses pengaturan ini ditentukan pembagian keuangan perusahaan atau yang lebih dikenal dengan sebutan pembagian porsi keuangan.

 

 

Apa maksudnya dengan pembagian porsi keuangan ?

Sebelum uang masuk atau keluar baiknya ditentukan berapa pembagian keuangan yang sesuai dengan perusahaan dan kebutuhan anda,  misalnya ada yang menggunakan pembagian 30:30:30:10 ada juga yang menggunakan dengan pembagian lain, ini disesuaikan dengan kebutuhan dan rencana usaha anda.

Bagi yang belum mengerti apa yang harus dibagi dalam porsi keuangan sebenarnya yang dibagikan dalam pengaturan porsi keuangan adalah pengaturan biaya yang dibutuhkan dan diperlukan, seperti biaya untuk operasional usaha baik berupa untuk sewa kios, kantor dan juga pembayaran tagihan listrik dan lainnya.

yang kedua adalah untuk gaji pegawai, berikutnya untuk biaya pengembangan perusahaan dalam hal ini sangat diperlukan jika usaha anda ingin berkembang kedepannya tapi jika tidak untuk point yang ini bisa anda hilangkan, dan yang terakhir adalah biaya untuk tabungan pribadi atau kebutuhan pribadi.

Dalam pembagian porisi keuangan ini saya menekankan kembali tidak ada acuan baku yang ditetapkan, ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan perusahaan.

  1. membuat pencatatan keuangan usaha

Ini adalah hal terakhir yang saya bahas, usaha kecil sangat membutuhkan pencatatan keuangan, gunanya agar mengetahui informasi keadaan keuangan perusahaan kecil tersebut.

Dengan pengaturan keuangan yang tepat dan konsisten tentu akan sangat baik untuk perusahaan berkembang, ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk perkembangan bisnis kedepannya.

 

Comments are closed.