“siap dan atur” keuangan Pra Pernikahan

On May 15, 2016

sebelumnya anda bisa membaca artikel terkait yaitu tips mengelola keuangan untuk anak muda. Pernikahan saat ini menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian anak muda karena biaya pernikahan tidaklah sedikit itulah alasan mereka,  walaupun sebagian merasa siap dengan pernikahan karena sudah memiliki uang yang cukup untuk biaya pernikahan tersebut.

Tapi bagi sebagian lain yang belum siap adalah hal yang membuat jenuh ketika membicarakan tentang pernikahan,  tapi tenang saja karena dalam artikel ini saya akan membahas tips menyiapkan dan mengatur keuangan untuk pernikahan.

pra nikah

Sebetulnya biaya nikah itu tidak terlalu tinggi, tapi biaya resepsilah yang sangat tinggi apalagi bagi bebrapa suku dan budaya yang mengharuskan acara pernikahan menggunakan tradisi adat dan memerlukan biaya tidak sedikit.

jadi sebelum merencanakan pernikahan buatlah komitmen dengan pasangan anda acara resepsi seperti apa yang di inginkan kelak, karena dari hal ini kita dapat mengetahui rincian biaya yang dibutuhkan dan harus dipersiapkan.

Dalam hal pernikahan sebaiknya jangan dalam waktu yang mendadak, atau nekat tanpa persiapan sedangkan biaya yang dibutukan tinggi untuk menjalankan resepsi pernikahan sehingga memaksa untuk meminjam uang kesana-sini.

alhasil karena acara resepsi yang dadakan dan terlalu mewah anda akan menderita setelahnya, kenapa menderita? karena harus membayar hutang-hutang yang dipinjam tadi.

Dengan tips ini mungkin akan menjadi solusi bagi pasangan yang akan hendak menikah dalam hal persiapan keuangan pernikahan :

  1. untuk yang pertama “siap” artinya mempersiapkan keuangannya, berarti jika anda saat ini sedang dalam masa tidak bekerja atau tidak memilii usaha segeralah mencari pekerjaan dan membuat sebuah bisnis, percuma jika hanya perencanaan tapi anda sendiri masih dalam posisi tidak ada penghasilan.
  2. tentukan berapa tahun lagi anda dan pasangan akan menikah, jika waktu yang di inginkan sudah mendekati misalnya dalam tempo waktu satu tahun lagi berarti anda harus lebih bekerja keras dan mencari penghasilan tambahan.
  3. dari dua point diatas berarti anda harus membuka tabungan baru, yaitu tabungan pernikahan, segeralah ke bank dan buat satu rekening khusus untuk tabungan pernikahan yang anda impikan.

*pada poin “siap” ini saya menganggap anda sudah memiliki pasangan untuk menikah, jika belum memiliki tetaplah membuat perencanaana karena tidak ada yang tahu setelah membaca artikel ini anda bertemu dengan tambatan hati yang sesuai dan berencana untuk kejenjang pernikahan.

 

Setelah kata “siap” diatas berarti lanjut pada tahapan berikutnya yaitu “atur” berarti pengaturan uang untuk rencana pernikahan.

  1. untuk tahapan ini adalah masalah keterbukaan, artinya anda dan pasangan harus saling terbuka tentang penghasilan perbulan, bahkan bukan hanya penghasilan saja tapi pengeluaran juga harus di jabarkan satu sama lain, ini bertujuan untuk memudahkan pengaturan rencana keuangan yang akan anda jalankan.

Dalam hal ini penting juga untuk saling terbuka permasalahan hutang masing-masing, entah hutang tagihan kartu kredit atau tagihan cicilan kendaraan dan liannya, agar kelak tidak ada menjadi sebuah permasalahan serius ketika menikah, karena dengan keterbukaan ini satu sama lain akan mengetahui dan dapat mencari solusi dari permasalahan tersebut.

  1. pada tahapan ini mengenali sifat satu sama lain sangat penting, terutama sifat yang bersangkutan dengan keuangan, misalnya apakah pasangan anda boros atau sebaliknya, atau juga pasangan anda tidak bagus dalam pengaturan keuangan pribadinya, karena dengan mengenali sifat ini menjadi acuan untuk membuat perencanaah pernikahan serta pasca pernihakahan.
  2. membuat perencanaan keuangan untuk persiapan pernikahan dilakukan baiknya berdua anda dengan pasangan anda, ini bertujuan agar pasangan anda mengetahui dan mengerti apa yang harus dilakukannya kedepan.

Baiklah setelah membaca artikel ini dan segeralah mengaplikasikannya, jika sudah berhasil jangan lupa undangan pernikahannya ya.

 

Comments are closed.