Tips mengelola keuangan untuk anak muda

On April 15, 2016

Kalangan muda sering kali mengabaikan masalah pengelolaan keuangan  dengan alasan belum mendapatkan penghasilan sendiri atau terlalu banyak keinginan yang harus dibeli, ada juga yang sudah memiliki penghasilan bulanan tapi tetap tidak bisa mengatur keuangannya, alhasil ketika dewasa atau menikah kerepotan dalam permasalahan keuangan.

perencanaan-keuangan

Dalam mengelola keuangan untuk anak muda tidak begitu merepotkan sebenarnya, karena ini yang bisanya menjadi momok menakutkan dikalangan muda, Bagaimana membutuhkan banyak  hal dan menginginkan yang berlebihan memang menjadi permasalahan anak muda yang berakhir tidak dapat melakukan pengelolaan keuangan yang tepat.

Walaupun ada sebagian kecil kalangan muda yang dapat mengelola keuangan dengan baik,  tapi ini hanya sebagian kecil dan sangat memperihatinkan ketika anak muda tidak dapat mengatur keuangannya.

Padahal dalam mengelola keuangan yang dimulai sejak muda menjadi sarana latihan ketika kelak menikah dan mempunyai anak serta dengan kebutuhan yang lebih banyak ketimbang waktu muda.

Untuk pengaturan keuangan bagi anak muda adalah :

  1. anak muda jangan gunakan kartu kredit, ini memang agak kontroversial ketika melarang anak muda menggunakan kartu kredit, sebetulnya apa sih yang digunakan golongan muda dengan kartu kreditnya ?

Tentu untuk belanja kebutuhan pribadi dan kebutuhan yang berdasarkan keinginan, karena anak muda belum bisa menahan hasrat untuk mengeluarkan uang padahal apa yang dikeluarkan atau dibeli sama sekali tidak dibutuhkan bahkan hanya secedar  untuk mengiktui trend dikalangan mereka.

Jika memang harus menggunakan kartu kredit seperti untuk mendapatkan penghasilan yang transaksinya mengharuskan  menggunakan kartu kredit ini bisa saja, seperti penggunaan rekening virtual paypal dan lainnya , tapi harus ingat ini adalah digunakan jika untuk mendatangkan penghasilan atau pemasukan jika tidak lebih baik jangan menggunakannya.

  1. menabung, ini yang sering kali terdenganr “ gw gak bisa nabung orangnya” padahal mencoba ajah belum, atau setelah mencoba dan selalu habis, tidak berusaha untuk mendisiplinkan diri untuk menabung, menabung dikalangan muda menjadi hal yang sangat tidak menyenangkan.

karena uang yang telah diberikan orang tua atau dihasilkan sendiri harus direlakan tersimpan dalam sebuah rekening dan harus menahan untuk mengeluarkan uang tersebut.Menabunglah sejak dini atau sejak muda agar kedepan akan lebih mudah, dan keutamaan menabung sejak muda adalah membiasakan diri untuk nantinya apakah ketika sudah bekeluarga atau sudah menjadi orang tua.

jangan membayangkan orang tua yang bawel untuk anaknya agar menabung karena anda kelak akan mengalami hal yang sama dan memerintahkan anak anda untuk menabung.

Untuk memudahkan bagi yang tidak suka menabung adalah dengan memberikan harapan atau iming-iming untuk membeli sesuatu yang diinginkan.

misalnya ingin membeli handphone terbaru tapi uangnya masih belum cukup untuk saat ini, mau tidak mau harus menabung, walaupun ketika uang sudah terkumpul akan langsung habis ketika dibelikan handphone tapi setidaknya ini sudah melatih anak muda untuk menabung.

baiknya setelah terbeli barang yang diingikan dari hasil tabungan tersebut mulailah menabung kembali untuk hal yang lebih besar kedepannya.

Lebih menghargai uang bukan karena nilanya

Ini yang sering terjadi dikalangan anak muda apalagi yang memiliki orang tua kaya raya dan terbiasa dimanjakan dengan keuangan yang berlebihan, terima atau tidak kehidupan kelak akan selalu berputar dari yang enak menjadi tidak enak.

dan ketika menghadapi hal tersebut seorang andak muda diharuskan untuk bertahan tanpa uang yang berlebihan seperti biasanya, ini yang menjadi anak mda sering frustasi dan tertekan.

Oleh karena itu sebelum semua itu terjadi pencegahan adalah hal terbaik, bagaimana cara mencegahnya yaitu dengan menghargai uang bukan karena jumlah nilanya, karena uang satu miliarpun tidak akan menjadi satu miliar jika tanpa seribu rupiah, dengan belajar menghargai uang tanpa menilai jumlah uang tersebut menjadikan seorang anak terbiasa ketika kedepannya mendapatkan keadaan terburuk sekalipun dalam hal keuangan. bisa juga anda membaca artikel terkait. Tips perencanaan keuangan yang tepat

 

Comments are closed.